Surat At-Taubah Ayat 103
Terjemah Arti: Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Ambillah dari sebagian dari harta mereka "Shadaqah" untuk satu perbuatan Baik. Shadaqah itu dalam bahasa Al-Quran "Menunjuk semua yang perbuatan baik" dalam al-quran disebut Semua yang baik-baik disebut Shadaqah.
Zakat disebut shadaqah, infak shadaqah, sholat Shadaqah, jadi semua yang baik-baik itu Shadaqah. Jadi jangan dipersempit pemaknaanya shadaqah itu hanya uang yang dimasukkan ke dalam kotak. Kata Allah ambil dari sebagian harta itu untuk shadaqah, untuk mengerjakan nilai kebaikan. Shodaqoh juga ada yang mengartikan ini turunan dari kata "Shadaqa'" pernah dengan "shadaqallahul adzim" itu kalimat pengakuan bahwa semua dari Allah itu benar, Pengakuan Iman.
Maka kenapa disebut Shadaqah, karena amalan ini adalah bentuk pengakuan kita terhadap kebenaran Allah. Jadi Allah menurunkan satu kalimat "...hai kata Allah Zakat..." kemudian kita kerjakan, kenapa zakatnya saat dikerjakan disebut shadaqah..? seakan-akan kita mengakui bahwa apa yang diperintahkan Allah itu benar dan apa yang Allah janjikan pasti benar.
Contoh :
1. Semua perbuatan yang baik-baik;
2. Shadaqah itu ada yang mengatakan berasal dari kata "asyidqu" (sesuatu yang menunjukkan pengakuan/ pembuktian atas kebenaran perintah dan janji Allah SWT.
Aplikasinya seperti ini : disini ayatnya tentang Zakat terkait harta
"Kata Allah ambil dari sebagian harta mu. kalau sudah mencukupi syarat dan ketentuannya untuk Zakat"
Kenapa Zakat disebut Shadaqah...???
Karena saat zakat ditunaikan dia mengandung unsur kebaikan, bukankah saat berzakat ada nilai kebaikan disitu..? ya. Orang bisa dibantu, kita dapat pahala, baikkan.! yang kedua kita mengakui berarti kita mengakui bahwa perintah Allah SWT ini benar. Kita membenarkan perintah Allah kita tidak melanggarnya.
Jadi begitu Allah mengatakan "...kamu zakat...". Kalau Anda ingin disebut sebagai hamba yang membenarkan perintah Allah, mengakui ketentuan Allah itu benar, maka buktikan, buktinya saya kelurkan. Begitu Anda kelurkan, mengapa disebut Shadaqah..?, saya sedang membenarkan perintah Allah SWT. Seakan akan kita katakan "ya Allah benar apa yang telah Engkau sampaikan, walaupun saya belum paham hikmahnya saya tetap kerjakan, untuk membuktikan bahwa semua berasal dari-Mu Benar".
Yang selanjutnya, dengan mengamalkan ini kita membenarkan janji Allah.
Nah pertanyaannya "Apa yang Allah janjikan lewat amalan-amalan tadi..??"
Ternyata orang yang orang yang berzakat itu di janjikan oleh Allah SWT, "Hartanya bukan berkurang tapi bertambah". Makanya kenapa di Al-Quran zakat disebut Shadaqah, anda diminta yakin..!!, untuk membenarkan janji Allah. Allah janji "...kalau kamu keluarkan Saya tambah, bukan Saya kurangi...".
Jadi yakinkan kepada diri kita, saat kita mengeluarkan zakat itu. Kita sedang menambah Harta bukan mengurangi dan benarkanlah janji Allah. Karena Allah kalau sudah berjanji, tidak akan pernah mengingkarinya. Al-Quran Surat ke 3 ayat ke 9.
Semoga bermanfaat untuk kita yang membaca dan mau memahaminya.
Wasslam mulaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Catatan pribadi, dari Ustadz Adi Hidayat LC MA
https://www.youtube.com/watch?v=B_d5_9Bp5RE
https://www.youtube.com/watch?v=B_d5_9Bp5RE



No comments:
Post a Comment